SMK Muhammadiyah Bligo

Sapugarut Gg.7 Buaran, Pekalongan
Telp: 0285 - 4415132

Berita » Berita » SMUHBLIG TERHENTI DI PEREMPAT FINAL LPI 2018

SMUHBLIG TERHENTI DI PEREMPAT FINAL LPI 2018

Diposting pada: Rabu, 21 Februari 2018, Oleh : Admin SMK Muh Bligo, Kategori: Berita , Dilihat : 192 kali, Komentar : 0

KEDUNGWUNI. Setelah memetik hasil positif pada dua laga sebelumnya, tim SMK Muhammadiyah Bligo harus terhenti dibabak perempat final Liga Pendidikan Indonesia Kabupaten Pekalongan tahun 2018.

Di stadion Manggala Krida Kedungwuni (13/2) Tim LPI Smuhblig kali ini bermain tanpa bek andalan yang terkena akumulasi kartu kuning dari dua pertandingan sebelumnya mencoba melayani permainan dari tim Man 1 Pekalongan yang pada pertandingan perdelapan final berhasil mengalahkan juara bertahan dengan skor cukup mencolok.

Dengan dukungan ribuan supporter yang memadati tribun stadion, kedua tim bermain cukup impresif sejak babak pertama dimulai. Jual beli serangan tak dapat dielakkan, dan terlihat banyak pertarungan terjadi lini tengah lapangan. Sesekali solo run dari sayap kanan tim Smuhblig merepotkan pertahanan MAN 1, ada satu peluang yang sangat disayangkan bagi Smuhblig dan menguntungkan bagi MAN 1 pada awal babak pertama, hal ini dikarenakan tembakan dari pemain sayap kanan Smuhblig yang mengenai tiang gawang lawan. Namun tim MAN 1 tidaklah tinggal diam, mereka sesekali mengancam pertahanan Smuhblig melalui Playmakernya yang memang memiliki kemampuan baik dalam membagi dan mengalirkan bola ke jantung pertahanan Smuhblig.

Kehilangan pemain andalan di lini belakang jelas menjadikan Smuhblig sedikit pincang di sektor pertahanan, terbukti berawal dari tendangan bebas yang jaraknya beberapa meter dari kotak Penalti, MAN 1 bisa menyarangkan bola terlebih dahulu ke gawang Smuhblig dan menjadikan skor 1 – 0 untuk MAN 1. Namun beberapa menit kemudian setelah peluit kembali dibunyikan oleh wasit, aksi solo run pemain sayap kanan Smuhblig berhasil memaksa pemain belakang MAN 1 untuk melakukan pelanggaran, dan terjadilah tendangan bebas yang akhirnya bisa dikonversi oleh Tigor melalui kaki kirinya untuk menjadikan skor kembali imbang 1 – 1, stadionpun kembali bergemuruh.

Tim lawan yang tahu keadaan Smuhblig pincang di lini belakang berhasil memanfaatkan situasi tersebut. Kembali lagi untuk kesekian kali mereka mengirim umpan lambung melalui Playmakernya ke pertahanan Smuhblig, dan kali ini mereka berhasil setelah seorang pemain depannya berhasil mengecoh penjaga gawang untuk menyarangkan bola yang kedua kalinya dan menjadikan skor 2-1 bagi keunggulan MAN 1.Babak kedua dimulai, terlihat Smuhblig agak menguasai lini tengah dan mengurung lawan, sesekali MAN 1 melakukan balasan serangan balik melalui pemain sayap mereka yang lincah. Namun tiang gawang sekali lagi menjadi momok bagi tim smuhblig dan penyelamat bagi Man 1, karena berawal dari tendangan bola mati ternyata sundulan dari salah seorang pemain Smuhblig cuma mampu mengantarkan bola untuk mencium mistar gawang MAN 1. Alih – alih menyamakan kedudukan, gawang Smuhblig kembali bergetar setelah aksi sayap kanan lawan tidak bisa dihentikan dan berhasil menyarangkan bola ke gawang untuk menjadikan skor 3 – 1.

Jelas hal ini membuat kecewa bagi warga Smuhblig, termasuk para pemain, namun meskipun demikian para supporter Smuhblig yang tergabung dalam barisan Northwolves terus dan tetap memberikan dukungan kepada para pemain hingga jalannya pertandingan selesai. “Kami akan terus mengawal Smuhblig selamanya, menang kalah buat kami smuhblig adalah yang nomor 1 karena Smuhblig adalah emosi jiwa kami” Ucap Heri salah satu personel barisan Northwolves.

Segala upaya telah dilakukan oleh tim pelatih dan official untuk mencoba bangkit dan mencetak gol, tetapi tampaknya dewi fortuna belum memihak tim Smuhblig untuk kali ini. “Kami meminta maaf kepada semua pihak terutama Northwolves karena tahun ini belum bisa memberikan yang terbaik, terima kasih untuk loyalitas dan dukungannya dan kita akan mempersiapkan lebih baik lagi untuk tahun yang akan datang” Ucap Coach Bagus widodo selaku Ketua pelatih Tim LPI Smuhblig.

Dengan capaian ini menjadikan tim SMK Muh Bligo menyamai torehan pada ajang LPI tahun sebelumnya yang waktu itu juga harus terhenti pada babak perempat final. Semoga saja tahun depan tim LPI SMK Muhammadiyah Bligo bisa mencatatkan hasil terbaik di ajang Liga Pendidikan Indonesia.

Forza Smuhblig...

Print BeritaPrint

Berita lain :




Tinggalkan Komentar



 *tidak akan di tampilkan
 *masukan url anda

security image